Aku Winda.. Anak SDN 21 kelas 6, anak yang bisa dibilang pintar dalam bidang matematika. Aku juga kadang belajar fisika dengan buku Kak Ridwan dan juga kadang diajarin Kak Ridwan kalau Kak Ridwan mau ulangan di SMPnya. Kata Kak Ridwan, Kak Ridwan itu bisa hafal dan ingat tentang materi untuk ulangan kalau Kak Ridwan ngajarin seseorang sehinggak aku dan Kak Ridwan mendapat keuntungan sama besar 50-50. Aku dapet pengetahuan lebih, Kak Ridwan dapat mengerjakan ulangannya.
"Dek, udah siap?" Tanya Kak Ridwan dan Ibuku. Ibuku adalah orang hebat meskipun dia selalu jalan dengan terduduk di kursi roda. Tapi, Ibu tetap berusaha menghidupi keluargaku tanpa Bapak. Ya, Ibu dan Bapak mengalamami kecelakaan. Ibu masih tertolong walau sempat kakinya tidak dapat digunakan, untungnya waktu itu tidak perlu amputasi karena kakinya masih bisa disembuhkan dan butuh perawatan saja. Sayangnya, Bapakku meninggal saat kecelakaan itu.Waktu itu, aku dan Kak Ridwan ada dirumah buat belajar.
"Udah Kak!" Seruku.
Kamipun masuk ke mobil dengan sopirnya Pak Iwan.
Rasanya kali ini, aku ingin menang karena olimpiade matematika kali ini adalah tingkat nasional, kalau aku menang tentunya mendapat piala besar lagi dan serfitikan dan juga dapat mengharumkan nama keluargaku dan tentunya kotaku. Aku juga akan dapat hadiah juara satu senilai Rp.9000.000,00 dan uang beasiswa untuk melanjutkan sekolahku (SMP) di luar negeri, tentunya juga akan disewakan apartemen untukku. Oh iya, kalau aku menang, aku bisa ikut olimpiade tingkat Asia Tenggara. Keren rasanya, bisa jadi perwakilan Provinsi Jawa Timur.
Saat sampai di Ibukota Jakarta . Aku ingin tetap belajar saat nanti di hotel agar tidak lupa.
Beberapa jam lagi, kami akan sampai di Hotel RoseSecret karena seperti biasa. Jakarta tetap macet.
"Bu, doain aku menang ya. Kan katanya doa Ibu itu mujarab loh!" Kataku.
"Iya sayang, Ibu selalu doa kok. Tapi kalau nanti menang dan waktu sekolah di luar negeri, kamu nggak boleh lupa sama Ibu dan Kak Ridwan ya!" Nasihat Ibu.
"Tentu saja, nanti kalau aku udah sekolah di luar negeri. Aku akan mengundang Ibu sama Kak Ridwan waktu weekend. Terus uang Rp.9000.000,00 untuk Ibu dan Kakak!" Kataku mantap.
Ibupun tersenyum bangga saat mendengarkanku berbicara.
Sesampai di Hotel RoseSecret........
"Mbak, ini 2 kartu bukti pembayaran VIP yang dibayarkan untuk pendamping peserta olimpiade yang mendapat potongan 50% setiap ruangan dan 1 kartu umum biasa dan juga 1 kartu VVIP untuk peserta olimpiade!" Jelas Kak Ridwan ke reception.
"Ruang 13, 14 VIP dan 21 Umum dan juga 16 VVIP. Terima kasih. Barang bawaannya mau dibaawakan atau tidak?" Tanya Pelayan Hotel sambil memberikan 4 kunci dengan gantungan nomor kamar di masing-masing kunci ke Kak Ridwan.
"Dibawakan saja!" Jawab Ibu. Pelayan hotel itupun memanggil 2 orang wanita dan 2 orang laki-laki untuk mengantarkan barang bawaan ke masing-masing kamar.
"Kamu Winda ya! Salam kenal..!" Kata seorang gadis seusia Winda.
Bersambung ya..................................

Tidak ada komentar:
Posting Komentar