"Eeh
,kalian mau ngapain disini?" tanya Velifia sinis
"Ya,kita mau duduk disinilah, emang kalian kira ngapain?" Jawab Fiska yang geram.
"Ooh, kalian mau duduk disini? Sorry ya kalian tuh udah keduluan sama kita…" balas Velifia.
"Iya, habis kalian lamban banget! Jalan aja sama siput masih cepetan siput!" timpal Felicia,
"Hahah, betul itu Fel!" timpal Meirisa
"Hufth… kalian ini gak ada kapok -kapoknya ya? awas ya kalian!" balas Fanin.
"Udahlah, temen–temen! Mending kita cari tempat lain aja, dari pada nanti jam istirahatnya keburu habis nih" ajakku pada teman-temanku.
"Iya, tuh! Bener kata temen kalian! Mending kalian cari tempat lain aja okey?" ucap febrilia mengusir kami.
"Huft,awas ya kalian" balas Fiska.
"Udah-udah sabar ajalah Fis!" ucapku pada Fiska sambil menariknya ketempat lain.
"Hust..hust.. bye..bye kalian hahahahaha…" ucap Mariesa dibarengi dengan tawa dari mereka semua.
"Viola.. Viola.. kok kamu bisa sih sampe sesabar itu?" Tanya Fruqka kepadaku sembari duduk di meja yang kosong.
"Iya, kita harus sabar donk ka, biar Allah yang ngebales perbuatan mereka!" balasku pada Fruqka.
"Iya juga sih,.. Vio tapi klo aku jadi kamu ya pasti langsung aku tonjok aja deh!" jawab Fiana.
"Iya iya.. dari pada mikirin yang tadi mending kita pesen makan aja yuk?" Ajakku pada teman-temanku.
"Iya nih dari tadi aku udah laper lhooh" jawab Fanin.
"Pantes aja dri tadi kamu cuma marah bentar? Biasanya kan kamu kalo marah panjang lebar thuh nin..." ledek Fiska yang sudah mulai usil.
"Aaah, udah dehh, udah urgent nih perut aku!" balas Fanin.
"Iya iya deh.." jawab Fiska
"Ya udah, aku pesen spageti minumnya lemon tea" jawab Fanin mendahului memesan.
"Kalo aku, bakso minumnya es jeruk aja deh" ucap Fruqka memesan.
"Aku sama deh pesennya sama kayak Fruqka!" timpal Fiana.
"Kalo aku soto daging sapi sama minumnya es teh manis aja" ucapku memesan.
"Ya udah, aku sama kaya kamu aja ya Vio!" timpal Fiska.
"Ya,kita mau duduk disinilah, emang kalian kira ngapain?" Jawab Fiska yang geram.
"Ooh, kalian mau duduk disini? Sorry ya kalian tuh udah keduluan sama kita…" balas Velifia.
"Iya, habis kalian lamban banget! Jalan aja sama siput masih cepetan siput!" timpal Felicia,
"Hahah, betul itu Fel!" timpal Meirisa
"Hufth… kalian ini gak ada kapok -kapoknya ya? awas ya kalian!" balas Fanin.
"Udahlah, temen–temen! Mending kita cari tempat lain aja, dari pada nanti jam istirahatnya keburu habis nih" ajakku pada teman-temanku.
"Iya, tuh! Bener kata temen kalian! Mending kalian cari tempat lain aja okey?" ucap febrilia mengusir kami.
"Huft,awas ya kalian" balas Fiska.
"Udah-udah sabar ajalah Fis!" ucapku pada Fiska sambil menariknya ketempat lain.
"Hust..hust.. bye..bye kalian hahahahaha…" ucap Mariesa dibarengi dengan tawa dari mereka semua.
"Viola.. Viola.. kok kamu bisa sih sampe sesabar itu?" Tanya Fruqka kepadaku sembari duduk di meja yang kosong.
"Iya, kita harus sabar donk ka, biar Allah yang ngebales perbuatan mereka!" balasku pada Fruqka.
"Iya juga sih,.. Vio tapi klo aku jadi kamu ya pasti langsung aku tonjok aja deh!" jawab Fiana.
"Iya iya.. dari pada mikirin yang tadi mending kita pesen makan aja yuk?" Ajakku pada teman-temanku.
"Iya nih dari tadi aku udah laper lhooh" jawab Fanin.
"Pantes aja dri tadi kamu cuma marah bentar? Biasanya kan kamu kalo marah panjang lebar thuh nin..." ledek Fiska yang sudah mulai usil.
"Aaah, udah dehh, udah urgent nih perut aku!" balas Fanin.
"Iya iya deh.." jawab Fiska
"Ya udah, aku pesen spageti minumnya lemon tea" jawab Fanin mendahului memesan.
"Kalo aku, bakso minumnya es jeruk aja deh" ucap Fruqka memesan.
"Aku sama deh pesennya sama kayak Fruqka!" timpal Fiana.
"Kalo aku soto daging sapi sama minumnya es teh manis aja" ucapku memesan.
"Ya udah, aku sama kaya kamu aja ya Vio!" timpal Fiska.
Lima
menit kemudian pesanan kami datang. Seusai makan kami pun segera
membayar pesanan kami dan kembali kekelas, begitu kami melintasi koridor sekolah menuju
kekelas tiba-tiba kami melihat madding yang tengah dikerubungi siswi kelas
7, 8,dan juga 9. Melihat keramaian tersebut kami pun tak kalah asik ikut mengerubungi
madding tersebut, layaknya serpihan gula yang di perebutkan ratusan ekor semut, setelah kamj berhasil menerobos beberapa siswa, kami pun melihat spanduk
berwarna merah muda bertuliskan lomba Styling and Band yang akan dilaksanakan dalam kegiatan awal semester, tentu saja kompetisi ini terbuka tidak hanya untuk smp Musical and Melodic, tapi untuk sekolah musik lainnya ataupun sekolah umum. Yang memiliki band yang cukup hebat,namun tahun ini berbeda karena biasanya tiap awal tahun kegiatan yang dilaksanakan hanyalah lomba band saja, tapi tahun ini ada sebuah kegiatan tambahan yaitu styling ,yang bertemakan japanness trend, seketika itu pula wajahku& Fiska pun langsung berseri-seri.
Teeeeet…teeeeeet..tteeeet
, bel tanda pelajaran pun berakhir dan seketika itu pula seluruh kelas secara serentak berdoa sebelum pulang dan
menyalami guru yang mengajar jam terakhir di kelas mereka.
Saat
tiba dikamar asrama kami berlima pun langsung membenamkan diri pada kasur masing-masing,karena
satu kamar asrama terdiri atas 5 orang dan dapat memilih sendiri rekan satu
kamar nya, kebetulan kami berlima pun mendiami satu kamar yang sama.
"Huft.. cukup capek hari ini tapi untung udah dapet vitamin pembangkit energi…" keluhku di selingi sedikit senyuman yang terkembang di bibirku.
"Iya ,aku juga" keluh Fanin.
"Aku juga" sahut Fiana.
"Aku juga sama" ucap Fruqka.
"Kalau, aku sih enggak! Karena masalahnya hari ini tuh aku seneng banget" seru Fiska
"Hah…," tanya kami berempat bebarengan
"Iya ,aku juga" keluh Fanin.
"Aku juga" sahut Fiana.
"Aku juga sama" ucap Fruqka.
"Kalau, aku sih enggak! Karena masalahnya hari ini tuh aku seneng banget" seru Fiska
"Hah…," tanya kami berempat bebarengan
*********************************************************************
...bersambung...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar